Welcome To My Blog...

Selasa, 28 November 2017

0 Pemuda & Permasalahan yang dihadapi

Satria Mahardika Firjatullah

55417541

Dosen : EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM







Prorgam Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Gunadarma




Kata Pengantar

       Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena  berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas yang berjudul Penduduk, Kemiskinan dan Teknologi.
     Dalam penyusunan tugas ini penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan penulis. Namun sebagai manusia biasa penulis tidak luput dari kesalahan baik dari segi teknik penulisan maupun tata bahasa.Tetapi walaupun demikian penulis berusaha sebisa mungkin menyelesaikan tugas ini meskipun tersusun sangat sederhana.       
       Untuk itu pertama-tama penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada Yang Maha Kuasa, karna tanpa pertolongan dari-Nya sang penulis tidak bisa apa-apa. Juga kepada EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM selaku dosen pengajar yang telah membimbing. Semoga ilmu yang telah kami dapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia juga dapat menjadi pengantar keselamatan di akhirat. Aamiin.
        Dengan demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya serta dapat meningkatkan wawasan dalam pengertian Teknologi dan Kemiskinan. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.

BAB I

Pendahuluan



A. Latar Belakang

        Sejak dulu hingga sekarang ini, pemuda selalu dijuluki sebagai tulang punggung bangsa dan negara. Oleh karena itulah kesuksesan sebuah negara tergantung pada Generasi Muda atau Generasi Penerus yang inovatif dan kreatif. Tetapi juga kehancuran sebuah bangsa disebabkan pula oleh Generasi Penerusnya.

        Generasi Muda biasa disebut dengan Remaja. Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun ia masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metoda coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan. Kesalahan yang dilakukannya sering menimbulkan kekuatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungannya, orangtuanya. Kesalahan yang diperbuat para remaja hanya akan menyenangkan teman sebayanya. Hal ini karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disebut sebagai kenakalan remaja.

         Hal tersebut adalah merupakan suatu masalah yang dihadapi masyarakat yang kini semakin marak, Oleh karena itu masalah kenakalan remaja seyogyanya mendapatkan perhatian yang serius dan terfokus untuk mengarahkan remaja ke arah yang lebih positif, yang titik beratnya untuk terciptanya suatu sistem dalam menanggulangi kenakalan di kalangan remaja.
Kesalahan Remaja juga bisa diakibatkan oleh kesalahan komunikasi antara pihak yang terkait seperti orangtua, orang tua seharusnya memberikan contoh dan bimbingan kepada anaknya sehingga anaknya bisa menjadi remaja yang mengerti akan hal yang baik dan buruk.

B. Rumusan Masalah

  1. Siapa yang bisa dikatakan sebagai pemuda? 
  2. Apa saja potensi potensi pemuda?
  3. Permasalahan apa yang dihadapi para pemuda? 
  4. Apa faktor penyabab masalah di kalangan pemuda? 
  5. Bagaimana cara menanggulangi masalah pada pemuda

C. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
  1.  Untuk mengetahui siapa itu pemuda
  2.  Untuk mengetahui potensi pemuda
  3.  Untuk mengetahui permasalahan dan cara menanggulangi permasalahan di kalangan pemuda

BAB II

Pembahasan

A. Pemuda

         Pemuda dalam pengertian adalah manusia-manusia muda, akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya program pembinaan generasi muda pengertian pemuda diperinci dan tersurat dengan pasti. Dilihat dari segi budaya atau fungsionalnya maka dikenal istilah anak, remaja dan dewasa, dengan perincian sebagia berikut :


          Usia 0-18 tahun adalah merupakan sumber daya manusia muda, 16 – 21 tahun keatas dipandang telah memiliki kematangan pribadi dan 18(21) tahun adalah usia yang telah diperbolehkan untuk menjadi pegawai baik pemerintah maupun swasta. 

               Dilihat dari segi ideologis politis, generasi muda adalah mereka yang berusia 18 - 30 - 40 tahun, karena merupakan calon pengganti generasi terdahulu dan bersifat dewasa tidak bersifat anak-anak. Pengertian pemuda berdasarkan umur dan lembaga serta luang lingkup tempat pemuda berada terdiri atas 3 katagori yaitu :
  • Siswa, usia antara 6 - 18 tahun, masih duduk dibangku sekolah
  • Mahasiswa, usia antara 18 - 25 tahun, berada di perguruan tinggi dan akademi
  • Pemuda di luar lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi yaitu mereka yang berusia 15 - 3- tahun keatas

B. Potensi Generasi Muda

 Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda yang perlu dikembangkanadalah sebagai berikut :
  • Idealisme dan Daya Kritis
    Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, sehingga ia dapat melihat kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru. Pengejawantahan idealisme dan daya kritis perlu dilengkapi landasan rasa tanggung jawab yang seimbang.
  • Dinamika dan Kreativitas
    Adanya idealisme pada generasi muda, menyebabkan mereka memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas, yakni kemampaun dan kesediaan untuk mengadakan perubahan, pembaharuan, dan penyempurnaan kekurangan yang ada ataupun mengemukakan gagasan yang baru.
  • Keberanian Mengambil Resiko
    Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan, mengandung resiko dapat meleset, terhambat atau gagal. Namun, mengambil resiko itu diperlukan jika ingin memperoleh kemajuan. Generasi muda dapat dilibat kanpada usaha-usaha yang mengandung resiko. Untuk itu diperlukan kesiapan pengetahuan, perhitungan, dan keterampilan dari generasi muda sehinggamampu memberi kualitas yang baik untuk berani mengambil resiko.
  • Optimis dan Kegairahan Semangat
    Kegagalan tidak menyebabkan generasi muda patah semangat. Optimis medan kegairahan semangat yang dimiliki generasi muda merupakan daya pendorong untuk mencoba lebih maju lagi.
  • Sikap Kemandirian dan Disiplin Murni
    Generasi muda memiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakannya. Sikap kemandirian itu perlu dilengkapi dengan kesadaran disiplin murni pada dirinya agar mereka dapat menyadari batas-batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa.
  • Terdidik
    Walaupun dengan memperhitungkan faktor putus sekolah, secara menyeluruh baik dalam arti kualitatif maupun dalam arti kuantitatif, generasi muda secara relatif lebih terpelajar karena lebih terbukanya kesempatan belajar darigenerasi pendahulunya.

  • Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan Keanekaragaman
    Generasi muda merupakan cermin dari keanekaragaman masyarakat kita. Keanekaragaman tersebut dapat menjadi hambatan jika dihayati secara sempit dan eksklusif. Akan tetapi, keanekaragamanmasyarakat Indonesia merupakan potensi dinamis dan kreatif jika ditempatkadalam kerangka integrasi nasional yang didasarkan pada semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika

C. Permasalahan yang dihadapi

Berbagai permasalahan generasi yang muncul pada saat ini antara lain :

  • Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme dikalangan masyarakat, termasuk jiwa pemuda.
  • Kekurang pastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
  • Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik formal dan informal. Tinggimya jumlah putus sekolah yang tidak hanya merugikan generasi muda sendiri, tetapi juga merugikan bangsa.
  • Kekurangan lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dan setengah pengangguran dikalangan generasi muda mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.
  • Kurangnya gizi yang menghambat perkembangan kecerdasan, dan pertumbuhan.
  • Masih banyaknya perkawinan dibawah umur.
  •  Pergaulan bebas yang membahayakan sendi-sendi moral bangsa.
  • Merebaknya penggunaan NAPZA dikalangan remaja.
  • Belum adanya peraturanm perundangan yang menyangkut generasi muda.
Permasalahan pada Generasi Muda (Remaja) bisa disebabkan oleh dua faktor
  1. Faktor Internal
    • Kurangnya sosialisasi dari orangtua ke anak mengenai nilai-nilai moral dan sosial.
    • Contoh perilaku yang ditampilkan orangtua (modeling) di rumah terhadap perilaku dan nilai-nilai anti-sosial.
    • Kurangnya pengawasan terhadap anak (baik aktivitas, pertemanan di sekolah ataupun di luar sekolah, dan lainnya).
    • Kurangnya disiplin yang diterapkan orangtua pada anak.
    • Rendahnya kualitas hubungan orangtua-anak.
    • Tingginya konflik dan perilaku agresif yang terjadi dalam lingkungan keluarga.
    • Kemiskinan dan kekerasan dalam lingkungan keluarga.
    • Anak tinggal jauh dari orangtua dan tidak ada pengawasan dari figur otoritas lain.
    • Perbedaan budaya tempat tinggal anak, misalnya pindah ke kota lain atau lingkungan baru.
    • Adanya saudara kandung atau tiri yang menggunakan obat-obat terlarang atau melakukan kenakalan remaja.
  2.  Faktor Eksternal
    • Kurangnya kasih sayang orang tua.
    • Kurangnya pengawasan dari orang tua.
    • Pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
    • Peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
    • Tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
    • Dasar-dasar agama yang kurang.
    • Tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya – kebasan yang berlebihan 

     

BAB III

Penutup

A.Kesimpulan

      Masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda atau generasi mudanya sebab merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa. Oleh karena itu, generasi muda perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan zaman, serta tetap menjaga budaya bangsanya.

      Pembangunan tidak akan berjalan dengan lancar, bila manusia-manusianya tidak mau giat bekerja. Oleh karena itu, pada hakikatnya pembangunan adalah penggantian yang lama dengan yang baru, yang telah diperhitungkan dengan keadaan sekitarnya

        Kesuksesan / Bangsa yang maju diperoleh dari Generasi mudanya yang mau untuk berkembang, Kerusakan Bangsa didapatkan pula dari Generasi Mudanya. Remaja yang membuat kerusakan pada bangsanya bisa disebabkan oleh 2 faktor : faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal adalah faktor dipengaruhi oleh masalah yang berupa keindividu seperti masalah pada keluarga, masalah pada mental dll. sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang dipengaruhi oleh lingkungan luar seperti pergaulan.

B. Saran

Generasi Muda memiliki peran penting dalam membangun sebuah bangsa/negara, “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia” dikutip dari ucapan Bapak Soekarno Presiden pertama Republik Indonesia yang berarti bahwa Generasi Muda sangat dibutuhkan karena dapat membangun sebuah negara yang baik dan dapat menyaingi Negera lainnya.
Sehingga untuk membangun negara yang baik Generasi Muda diharapkan memiliki potensi-potensi seperti:
  • Idealisme dan Daya Kritis
  • Dinamika dan Kreativitas
  • Keberanian Mengambil Resiko
  • Optimis dan Kegairahan Semangat
  • Sikap Kemandirian dan Disiplin Murni
  • Terdidik
  • Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan.Keanekaragaman



KATA PENUTUP

Demikianlah makalah ini saya kerjakan dengan sebaik-baiknya. Apabila ada kata-kata yang kurang mengesankan saya minta maaf. Kritik dan saran saya sangat harapkan,sehingga saya dapat membuat makalah lebih baik lagi.

Terima kasih atas semoga pihak yang telah membantu. Semoga makalah saya dapat bermanfaat. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Referensi



Rabu, 08 November 2017

0 Pengaruh Perkembangan IT Terhadap Perilaku Remaja

Satria Mahardika Firjatullah

55417541

Dosen : EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM







Prorgam Studi Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Gunadarma




Kata Pengantar

       Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena  berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas yang berjudul Penduduk, Kemiskinan dan Teknologi.
     Dalam penyusunan tugas ini penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan penulis. Namun sebagai manusia biasa penulis tidak luput dari kesalahan baik dari segi teknik penulisan maupun tata bahasa.Tetapi walaupun demikian penulis berusaha sebisa mungkin menyelesaikan tugas ini meskipun tersusun sangat sederhana.       
       Untuk itu pertama-tama penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada Yang Maha Kuasa, karna tanpa pertolongan dari-Nya sang penulis tidak bisa apa-apa. Juga kepada EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM selaku dosen pengajar yang telah membimbing. Semoga ilmu yang telah kami dapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia juga dapat menjadi pengantar keselamatan di akhirat. Aamiin.
        Dengan demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya serta dapat meningkatkan wawasan dalam pengertian Teknologi dan Kemiskinan. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.

BAB I

Pendahuluan



A. Latar Belakang

          Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.


           Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Penerapan teknologi informasi telah begitu pesat. Banyak hal yang menguntungkan pengguna namun juga sering membawa dampak tidak menyenangkan.Sopan santun berkomunikasi melalui teknologi seperti telepon seluler (ponsel), dan email cenderung terabaikan. Penggunaan teknologi sering tidak memperhatikan etika berkomunikasi.

B. Rumusan Masalah

  1. Pengaruh Teknologi Bagi  Remaja  
  2. Manfaat Orang Tua Terhadap Teknologi 
  3. Menciptakan Remaja yang Aktif Dalam Teknologi

C. Tujuan Penulisan

  1. Bagaimana perkembangan, pengaruh/ dampak serta cara penanggulangan Teknologi Informasi di era Globalisasi ini
  2. Manfaat Perkembangan Teknologi di era Globalisasi
  3. Menciptakan Teknologi Maju di Masa Mendatang 

BAB II

Pembahasan

A. Teknologi Informasi

                Teknologi informasi dilihat dari kata penyusunya adalaha teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses
penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengerimana informasi tersebut akan:
  1. Lebih cepat
  2. Lebih luas sebarannya, dan
  3. Lebih lama penyimpanannya

                Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang di sampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalu ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama.

                Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selaian itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi lebih efisien dari cara yang sebelumnya.



B.     Peran Teknologi Informasi

            Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :
  1. Bidang pendidikan (e-education)Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
    • Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.
    • Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan
    • Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.
    • Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia,dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
                       
      Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan gurunya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan guru dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara guru dan mahasiswanya.

                  Bentuk-bentuk materi, ujian,kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi guru dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa.Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh guru dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.

  2. Dalam Bidang Pemerintahan (e-government).Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
    • Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
    • Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
    • Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.
      Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung      murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk   anaknya.
      Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video confere

C.     Kehadiran Teknologi Internet

              Kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Kini kehidupan manusia semakin tergantung pada komputer. Hal-hal berikut menggambarkan besarnya keterlibatan teknologi informasi dalam kehidupan manusia.
Manfaat TIK dalam bidang sosial antara lain :
  1.  Sebagai sumber informasi dan sarana belajar dari masyarakat. 
  2. Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat 
  3. Meningkatkan informasi kesehatan. Untuk melihat peluang yang lebih luas untuk memasarkan produk setempat.
  4. Mengembangkan perdagangan melalui e-commerce
              Pemanfaatan teknologi informasi pun dimulai pada saat teknologi informasi dianggap sebagai media yang dapat menghemat biaya dibandingkan dengan metode konvensional, misalkan saja pemakaian mesin ketik, kertas, penghapus, tipe-x, dan lain sebagainya yang cenderung tidak efisien. Sekarang dengan bantuan komputer kita bisa melihat hasil ketikan di layar monitor sebelum dicetak (paperless) sehingga lebih effisien dalam waktu dan tempat penyimpanan file.

 D.    Kemajuan Teknologi dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Remaja

          Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagikehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalammelakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudahmenikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkandalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakanuntuk hal negatif.
            Perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pesat. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan mudahnya. Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi itu komunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan berbagai alat atau sarana, salah satunya alat komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet, handphone, facebook, twitter dan lain-lain.
            Memang sangat bagus bagi para remaja, karena bisa menambah wawasan, di internet, kita dapat dengan mudah menemukan informasi-informasi yang penting diketahui oleh pembaca. Inilah yang menyajikan kepada kita kekuatan daya imajinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya informasi dalam kualitas yang hampir sempurna dalam waktu yang sangat cepat.
           
Karena banyak sekali para siswa pengguna jaringan teknologi informasi (internet). Tidak mengakses suatu hal yang sewajarnya, mereka telah memanfaatkan dengan menyalah gunakan kecanggihan teknologi dengan mengakses galeri-galeri yang bernuansa pornografi, yang semuanya itu sangat tidak wajar bagi para pengguna khususnya para siswauntuk memanfaatkan dengan menyaksikan tayangan-tayangan budaya asing yang tidak normatif. Membuka situs-situs video porno, gambar porno tidak sesuai dengan hal yang dibutuhkan dibidang pendidikan.
            Padahal hal seperti ini bisa membahayakan seorang pelajar, karena diantara mereka ada yang mencoba melakukan hubungan seks tanpa ada ikatan pernikahan dan juga hubungan seks bisa juga menimbulkan penyakit seperti HIV atau AIDS. Karena kita tidak tahu, pasangan yang diajak hubungan seks mempunyai penyakit yang mematikan itu apa tidak. Hal ini membuat para orang tua dan guru prihatin sekaligus khawatir akan perkembangan moral mereka.
            Semakin canggihnya dunia teknologi, semakin canggih pula cara orang menyampaikan informasi. Dengan semaraknya media informasi seperti sekarang ini, di satu sisi memberikan kita dampak yang positif, tapi di sisi lain jusru menjadi bumerang bagi keberlangsungan hidup para generasi muda Islam terutama para remaja muslimah.
            Dengan adanya informasi yang semakin mudah didapatkan, membuat mudah pula kita mengetahui kejadian yang sangat jauh dari kehidupan kita. Untuk mengetahui keadaan Amerika hari ini, tidak usah pergi ke Amerika, atau menelpon George W Bush atau pusat informasi di Amerika, tapi dengan berbaring di atas kasur dalam kamar, sambil memegang remote control televisi, maka kita sudah tahu kejadian hari ini di Amerika. Itulah salah satu bukti canggihnya teknologi masa kini.

E. Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi Bagi Remaja

  1. Pengaruh kemajuan teknologi bagi remaja dalam dampak positif.
                Perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pesat. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan mudahnya. Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi itu komunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan berbagai alat atau sarana, salah satunya alat komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet, handphone, facebook, twitter dan lain-lain.
                Memang sangat bagus bagi para remaja, karena bisa menambah wawasan, di internet, kita dapat dengan mudah menemukan informasi-informasi yang penting diketahui oleh pembaca. Inilah yang menyajikan kepada kita kekuatan daya imajinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya informasi dalam kualitas yang hampir sempurna dalam waktu yang sangat cepat.
                Twitter dan facebook juga tidak kalah saingnya dengan internet, karena di twitter dan facebook para remaja bisa bergaul dengan orang lain, meskipun mereka tidak tahu siapa yang diajak berkenalan, karena itu hanya terjadi didunia maya. Twitter dan facebook sudah menjadi trend dikalangan remaja, tidak hanya dikalangan remaja saja yang mempunyai facebook dan twitter, anak-anak dan orang tuapun mempunyai twitter dan facebook.
  2.  Pengaruh kemajuan teknologi bagi remaja dalam dampak negatif.
                Teknologi informasi dan komunikasi sudah ada sejak zaman modern. Teknologi trsebut biasa dikenal dengan komputer, internet dan lain-lain. Komputer sejak dulu sudah sering digunakan di semua kalangan, di kalangan pelajar sekarang juga sudah banyak yang menggunakan komputer untuk pelajaran. Dan alat canggih tersebut juga sudah sangat bermanfaat bagi orang-orang yang pekerjaaannya bersangkut paut dengan alat tersebut. Apa lagi sekarang juga sudah ada alat komputer yang lebih praktis di bawa kemana-kemana yaitu laptop.
               
                Laptop tidak hanya digunakan orang-orang penting saja, pelajar pun mamakai laptop untuk proses belajar menagajar. Di samping komputer yang begitu sangat bermanfaat itu, sekarang juga sudah ada internet. Internet adalah sebuah jaringan komputer yang digunakan untuk mencari sebuah informasi yang ingin kita ketahui. Di dalam internet kita bias surfing mengenai beberapa hal, misalnya sebagai inspirasi untuk belajar mengenai pelajaran, dan masih banyak lagi yg bias kita lakukan.
                Di jaringan internet kita juga bias mendunia, misalnya ingin mengetahui mengenai Negara lain atau informasi-informasi mengenai Negara tersebut. Imternet sangat bermanfaat apabila kita bias menggunakannya. Tetapi ada juga yang salah menggunakannya, misalnya untuk membuka situs-situs yang berbau pornografi. Itu salah besar.
                Para remaja yang membuka situs-situs ponografi juga banyak yang meniru perbuatan yang tidak baik tersebut dan akhirnya menjadikan pergaulan bebas bagi mereka. Masih banyak lagi dampak negatifnya apabila kita salah menggunakannya. Beberapa hal yang harus kitra lakukan agar para remaja tidak salah menggunakan jaringan internet; yaitu kembali atas kesadaran diri klita sendiri-sendiri. Kita seharusnya sadar bahwa hal yang kita lakukan itu salah, apabila kita mengaku sebagai remaja yang baik dan bercita-cita akan menjadi generasi muda Indonesia yang baik, kita tidak sewajarnya melakukan hal negatif tersebut. Yang itu akan merugikan diri kita sendiri.
                Dunia ini diciptakan berpasang-pasangan, ada positif ada negatif, maka selain dampak postifnya, Pengaruh Teknologi dalam permainan anak juga memiliki beberapa dampak negatif, yang sebagian sudah dibahas diatas,  yaitu :
    • Kuper atau kurang sosialisasi            
      Tidak adanya sosialisasi dengan dunia luar dapat membentuk dunia mereka sendiri dan mengurung diri, apatis terhadap dunia nyata, bahkan dibeberapa kondisi, jika tak ada komunitas bukan tak mungkin anak menjadi seorang anti-sosial dan lunatik.
    • Kecanduan bermain game
      Hal yang paling sering kita temui sekarang ini, Game Center adalah tujuan anak setelah pulang sekolah, uang jajan yang harusnya digunakan untuk jajan atau membeli keperluan sekolah, mereka habiskan untuk memenuhi rasa candu mereka.
    • KesehatanSeharian didepan komputer, tidak makan tidak minum, mata fokus kelayar monitor yang merusak mata, tentu saja dapat mengurangi kebugaran fisik anak,atau bahkan menyebabkan penyakit, seperti miopi atau rabun dekat, silinder, ambeien karena duduk terlalu lama, kebugaran fisik yang berkurang.
    • MoralPermainan sekarang banyak menampilkan fitur pemukulan, pembunuhan, pencurian, perampokan, hingga seks.
    • KriminalitasLanjutan beberapa point diatas, jika uang sudah habis, dan orang tua tidak mau memberi lagi, apa yang dapat dilakukan, jika otak mereka sudah tak beres dan juga minim pengarahan, bukan tak mungkin uang dibalik pakain dapat diambil, atau sekedar uang orang yang ketinggalan digame center, kriminalitas lainnya mungkin kekerasan ,bukan tidak mungkin tawuran sekarang karena mereka terlalu sering bermain.
    • Kurangnya kreativitas dan imajinasi
      Beberapa game hanya mengandung unsur moral yang rendah, imajinasi dan kreativitas sudah tidak dibutuhkan seperti pecandu narkoba, mereka tak dapat berkreativitas lagi.


BAB III

Penutup

Kesimpulan

               Dapat disimpulkan bahwa pada zaman dahulu berkomunikasi sangat sulit, berbeda dengan zaman sekarang ini. Perkembangan teknologi komunikasi sangat pesat dan sangat mudah. Hampir semua orang sekarang dapat berkomunikasi dengan cepat dan mudah. Sesuai dengan perkembangan zaman teknologi komunikasi semakin berkembang dan terus berkembang. Dengan adanya perkembangan yang semakin canggih kita dapat mudah terhubung dengan daerah – daerah lain dengan cepat dan mudah.

                 Dan teknologi itu sama dengan sebuah pisau yang bisa membawa manusia ke dua arah yang berbeda, yang pertama bisa membawa manusia ke jalan yang baik dengan segala kecanggihan yang dimiliki membuat manusia mendapat kemudahan di segala bidang (dampak positif) sedangkan yang kedua bisa membawa manusia ke dalamkesengsaraan yang disebabkan oleh penyalahgunaan kemajuan teknologi itu sendiri sendiri (dampak negatif) oleh karena itu kemajuan teknologi itu bisa berdampak positif dan dapat pula berdampak negatif, tergantung ke arah mana kita menjalankannya.

            Perkembangan teknologi informasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik berupa LAN ataupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data.

Saran



  1. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan baik di sekolah atau perguruan tinggi menjadi hal mutlak mengingat kondisi permasalahan yang makin kompleks. Pendidikan berbasis TIK hanya akan berhasil apabila dikelola dan ditangani dengan terencana, sistematis, dan terintegrasi.
  2. Perencanaan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang integratif meliputi kebijakan, standarisasi mutu, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur SDM pendidikan menjadi penting untuk ditata dan dikelola dengan efektif dan efisien.
  3. Penyelenggaraan pendidikan berbasis TIK melalui pendidikan terbuka dan jarak jauh (e-Learning), membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya, pemerintah, swasta serta masyarakat untuk mengalokasikan anggaran dan investasi pendidikan yang memadai.
  4. Orang tua harus lebih terbuka dengan anak tentang kemajuan teknologi agar anak tidak salah menggunakan teknologi menjadi ke arah yang negatif.

KATA PENUTUP

Demikianlah makalah ini saya kerjakan dengan sebaik-baiknya. Apabila ada kata-kata yang kurang mengesankan saya minta maaf. Kritik dan saran saya sangat harapkan,sehingga saya dapat membuat makalah lebih baik lagi.

Terima kasih atas semoga pihak yang telah membantu. Semoga makalah saya dapat bermanfaat. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Referensi

http://www.scribd.com/doc/32605728/Makalah-Pengaruh-Teknologi-Informasi-Terhadap-Perilaku-Remaja
http://risyana.wordpress.com/2009/04/13/keuntungan-dan-kerugian-dalam-penggunaan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/
http://dampakinternetbagi.blogspot.com/
http://pengaruhteknolog.blogspot.com/
http://ghian1234.damai.id/2015/07/11/contoh-pengaruh-internet-terhadap-remaja-dan-anak-anak/
https://www.kompasiana.com/jesicahan/pengaruh-teknologi-terhadap-perkembangan-moral-remaja-di-indonesia_57fe5018eaafbd171c2f8ead
http://yudiafri.blogspot.co.id/2015/11/pengaruh-perkembangan-teknologi-pada.html
 
Hell Yeah Pointer 2